Penerapan Teknologi 4.0 dalam Budidaya Perunggasan Indonesia Penerapan Teknologi 4.0 dalam Budidaya Perunggasan Indonesia

Penerapan Teknologi 4.0 dalam Budidaya Perunggasan Indonesia

Penerapan Teknologi 4.0 dalam Budidaya Perunggasan Indonesia

  • Di antara industri peternakan yang ada, perunggasan adalah bidang usaha yang paling pesat perkembangannya. Namun hal itu tidak terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapinya.
  • Untuk dapat terus berkembang menjadi industri yang lebih unggul, maka peningkatan daya saing industri perunggasan nasional harus dilakukan, dan salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan teknologi digital dalam berbudidaya unggas
  • Penggunaan teknologi 4.0 di budi daya unggas menjadi kian penting, terlebih lagi kecepatan informasi kini menjadi hal yang penting bagi pelaku usaha, karena hal itu sangat menentukan dalam kecepatan pengambilan keputusan, baik di bisnis unggas tingkat lokal maupun global.

Penerapan Teknologi 4.0 dalam Budidaya Perunggasan Indonesia

Industri perunggasan adalah salah satu bidang usaha peternakan yang paling pesat perkembangannya.  Namun, hal itu tidak lepas dari berbagai tantangan, baik di tingkat regional maupun global. Dari sisi konsumen misalnya, masyarakat semakin menuntut produk hasil unggas yang aman, sehat, halal, dan utuh.

Selain itu, masyarakat saat ini juga memiliki perhatian yang lebih pada cara budidaya ayam yang baik dan memenuhi prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare). Tantangan lainnya adalah kondisi iklim tropis di Indonesia yang sering memunculkan penyakit unggas dan menjadi kendala tersendiri dalam berbudidaya unggas.

Agar dapat terus berkembang dan menjadi industri unggul, peningkatan daya saing industri perunggasan nasional harus dilakukan. Salah satu caranya adalah memanfaatkan teknologi digital dalam berbudidaya unggas. “Hal itu sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam industri perunggasan baik dalam hak cara pemeliharaan, pemberian pakan dan minum, penanganan kesehatan, hingga teknik pemanenannya,” kata Chief Technology Officer (CTO) BroilerX, Jati Pikukuh.

Ia menegaskan, melalui modernisasi di budidaya perunggasan tersebut, sistem konvensional dalam berbudidaya unggas secara perlahan akan bergeser ke arah yang lebih modern, efektif, presisi, dan mampu memberi hasil panen produk hasil unggas yang sesuai dengan harapan. Modernisasi budidaya unggas dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi digital, misalnya pengembangan big data, internet of things (IoT), dan pemanfaatan teknologi 4.0 yang lain.

Dalam upaya melakukan modernisasi di sektor budidaya unggas tersebut, pemanfaatan teknologi informasi menjadi penting untuk diterapkan. Penggunaan teknologi 4.0 di budidaya unggas menjadi sebuah keniscayaan. Apalagi, kecepatan informasi kini menjadi hal yang penting bagi pelaku usaha, karena sangat menentukan dalam kecepatan pengambilan keputusan, baik di bisnis unggas tingkat lokal maupun global. Pemanfaatan teknologi informasi, seperti internet of things (IoT) menjadi sesuatu aspek yang mendesak untuk diterapkan dan menjadi kunci penting dalam strategi modernisasi budidaya unggas Indonesia.

Implementasi IoT yang mampu menghubungkan banyak benda dalam suatu big data akan mampu mendukung upaya peningkatan produktivitas unggas yang dibudidayakan. Penggunaan IoT dapat memudahkan seorang pelaku usaha berkat adanya data yang akurat secara seketika (real time), sehingga setiap keputusan penting yang diambil memang berasal dari fakta atau kondisi nyata yang terjadi di lapangan.

Dengan demikian, data menjadi faktor penting dalam kegiatan budidaya unggas secara modern, karena sistem pencatatan menjadi makin presisi dan lengkap, sehingga seorang pelaku usaha tidak hanya lebih mudah dalam pengambilan keputusan pada saat itu juga. Namun, juga dapat memproyeksikan langkah ke depan dalam berbudidaya dengan melihat big data yang telah telah tersimpan rapi dan dapat dipercaya.

Menurut Jati, big data akan menjadi sistem orkerstrasi peternakan yang terbuka dan dapat menyatukan elemen peternak untuk bisa saling mengakses sapronak, harga ayam hidup, pasar, permodalan lebih mudah, dan benefit peningkatan produktifitas, serta efisiensi.

 

Tentang BroilerX

merupakan perusahaan teknologi yang mempunyai visi menyediakan layanan peternakan unggas modern dengan dukungan teknologi mutakhir terbaik di kawasan Asia Tenggara. Dengan misi penerapan peternakan unggas yang presisi, penyediaan layanan dan produk teknologi yang terjangkau untuk usaha perunggasan, serta menghubungkan ayam, peternak dan konsumen, BroilerX berkomitmen menumbuhkan nilai-nilai ‘presisi’, ‘kolaborasi’, dan ‘tanggung jawab’. 

BroilerX juga bertekad membantu pertumbuhan UMKM bidang peternakan unggas, menyediakan layanan konsultasi peternakan unggas, penyediaan teknologi informasi dan otomatisasi peternakan ayam, analisis big data dan kecerdasan buatan, serta optimalisi dan efisiensi proses produksi.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Aldi | BroilerX |  0822-3382-9339, 0811 2648 133 | [email protected]

 

Baca juga artikel berikut ini:

Jihad Kedaulatan Pangan Wujudkan Bangsa Berdaulat Pangan

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *