Covid19, Bekerja di Pembibitan Unggas jadi Menenangkan

Pandemi Covid-19 yang di Indonesia berawal dari tri-semester kedua tahun 2020 membuat hampir semua sektor berdampak, karena perputaran ekonomi menjadi lebih lambat dari pada biasanya, dan dampak tersebut berlaku di seluruh dunia, bukan hanya ada di Indonesia semata. Banyak masyarakat yang awalnya menggunakan uang yang dimiliki untuk banyak keperluan, kemudian beralih fungsinya menjadi untuk keperluan menjaga kesehatan.

Banyak diantara masyarakat juga beramai-ramai untuk membuat masker, menyediakan tempat cuci tangan dan disediakan sabun, menyediakan hand sanitizer, serta menyemprot lingkungannya dengan cairan yang mereka sebut dengan desinfektan. Namun ada satu gejala yang ada di masyarakat, yaitu masyarakat membuat cairan desinfektan tersebut dengan berbagai cairan kimia yang beraneka macam dengan takaran yang juga beraneka ragam pula.

Hasilnya ada beberapa yang melaporkan bahwa cat dirumah menjadi berwarna putih, jaket yang digunakan yang selama ini berwarna gelap menjadi ada bercak putih, kulit yang gatal setelah terpapar oleh cairan kimia tersebut, dan lain sebagainya.

Di point tulisan ini adalah : ternyata selama ini pekerja yang ada di industri pembibitan ayam secara tidak langsung telah mentaati protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 ini, sebagai contoh akan penulis ceritakan disini bagi yang belum memiliki pengalaman berada di perusahaan pembibitan ayam.

Sebelum masuk area kandang, semua kendaraan yang masuk akan melalui gate yang disana disemprotkan cairan desinfektan yang direkomendasikan dan aman bagi cat kendaraan bahkan aman bagi manusia, ban mobil juga ikut tercelup di cairan desinfektan yang ada.

Semua pengunjung tanpa kecuali yang akan masuk ke kantor diwajibkan untuk mandi dan mengenakan pakaian yang ada dan disediakan oleh perusahaan, kemudian setelah masuk menggunakan pakaian khusus tersebut, juga masih ada semprotan cairan desinfektan ke tubuhnya. Selain dengan pakaian khusus tersebut, pengunjung juga diberikan masker untuk digunakan.

Jika pengunjung akan masuk ke area hatchery (penetasan) maka pengunjung diwajibkan untuk berenang dan mencelupkan seluruh badannya ke air yang sudah diberikan cairan desinfektan yang aman bagi manusia dan sesuai dengan rekomendasi.

Dari sini sudah terdapat gambaran yang jelas bahwa bekerja di pembibitan ayam selama pandemi Covid-19 jauh lebih menenangkan dikarenakan biosecurity yang berlapis selain melindungi ayam dari adanya kemungkinan tertular penyakit yang dibawa manusia saat di luar area pembibitan, juga melindungi manusianya sendiri karena secara tidak langsung telah memenuhi protokol kesehatan dan pencegahan penularan Covid-19 ini. Semoga harapan kita semua bahwa pandemi Covid-19 ini akan segera berlalu, dan industri peternakan unggas menjadi bergeliat lagi.

BroilerX.com

Share Artikel ini ke:
Galuh Adi Insani

Seorang maniak ilmu perunggasan, yang selalu mengkonsentrasikan setiap riset yang dilakukan berhubungan dengan dunia perunggasan di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.